Ada banyak arsitektur di dunia ini yang mengagumkan. Salah satunya kota yang berdiri di atas
tebing. Tempat seperti ini mengundang sensasi bagi wisatawan yang
berkunjung. Sebuah tempat yang membuat kita bisa melihat pemandangan
yang jauh di batas cakrawala, atau melihat segala sesuatu begitu kecil
yang jauh di bawah kaki kita. Berikut info yang dikutip dari berjambang.blogspot.com
1. Castellfollit de la Roca
Castellfollit de la Roca dianggap sebagai salah satu desa yang paling indah di wilayah Catalonia
di Spanyol. Desa ini dibangun di atas tebing basal antara dua
sungai. Sebagian besar bangunan tampak melayang di tepi tebing,
memberikan ilusi bahwa rumah-rumah tersebut bisa jatuh ke bawah setiap
saat.

Bagian tertua dari desa itu dibangun pada Abad Pertengahan, terdiri
dari jalan-jalan sempit dan sudut-sudut gelap. Rumah-rumah di sini
terbuat dari batu vulkanik.
2. Rocamadour

Saat ini Rocamadour kembali populer oleh turis dan peziarah yang
datang untuk menghormati Santo Amadour. Menurut legenda, orang suci ini
menjadi saksi atas kematian Santo Petrus dan Santo Paulus di Roma. Ia kemudian melakukan perjalanan ke lokasi ini dan menjadi seorang pertapa.
3. Bonifacio

Jika kita melihat kota ini dari laut, kota tampak putih berkilauan di bawah sinar matahari dan seolah menggantung di atas air.
4. Acapulco

5. Mesa Verde

Pada abad ke-12, orang-orang Anasazi mulai membangun rumah-rumah di
gua-gua dangkal di bawah tebing batu yang menggantung di atasnya di
sepanjang dinding ngarai. Rumah yang paling terkenal di sini disebut Cliff Palace dan Rumah Spruce Tree.
Pada tahun 1300, semua orang Anasazi telah meninggalkan daerah Mesa
Verde, namun reruntuhan rumah-rumah ini tetap terawetkan dengan hampir
sempurna. Alasan untuk kepergian mereka yang tiba-tiba mereka tidak
terjelaskan. Tetapi ada teori yang menduga bahwa hal tersebut
diakibatkan karena kegagalan panen saat kekeringan melanda. Teori lain
menyebut disebabkan oleh serangan suku lainnya dari Utara.
6. Bandiagara

Tebing di sini banyak terdapat gua kuno tempat tinggal orang-orang
Tellem.Orang-orang Tellem ini memahat gua mereka di tebing ini agar
ketika mereka mati, mereka bisa dikubur tinggi di atas banjir yang
sering melanda daerah ini.Mereka juga membangun puluhan desa di
sepanjang tebing di atas gua-gua ini.
Pada abad ke-14, orang-orang Dogon mengusir orang-orang Tellem dan mereka menempati daerah ini sampai sekarang.
7. Ronda

Arsitektur kota ini menerima pengaruh dari bangsa Romawi dan Moor
yang pernah memerintah daerah ini. Ronda juga merupakan tempat kelahiran
adu banteng. Arena tempat adu banteng tertua di Spanyol masih ada di
Ronda sampai saat ini.
8. Al Hajjara
Al Hajjara, adalah sebuah kota bersejarah yang berdiri di atas tebing
di Pegunungan Haraz, dan terletak di sebelah barat kota Manakhah,
Yaman. Kota ini adalah salah satu dari kota-kota pegunungan yang paling
mengesankan dan paling mudah diakses di Yaman. Kota ini benar-benar
dibangun dengan blok batu yang diambil dari tambang batu di gunung
terdekat. Al Hajjara sendir berasal dari abad kedua belas.

9. Positano

Meskipun kota ini didirikan dan berkembang pada abad pertengahan,
pada pertengahan abad 19, lebih dari setengah penduduknya telah pergi
dari kota ini.Pada abad ke-20, kota ini berubah dari sebuah desa nelayan
yang miskin menjadi daerah tujuan wisata yang sangat populer berkat
penulis John Steinbeck yang memuji keindahannya.
10. Santorini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar